It's IT and it's my life
17 May
I’ve come home from XXI Theatre in Artha Gading Mall (MAG) after viewing Angel and Demon movie. Thrilled indeed.
This is my personal review about the movie, really undeniable if the movie can shake your faith in Catholic church, or even in God because all part of the movie keeps telling us as if it is the “fact” (note: I don’t know it yet if it is) by using some historical events. Overall, I like the part when Robert Langdon is facing 4 death race (or race to avoid the dead of 4 padre) with someone entitled as an Illuminati’s member (sadly… or maybe gladly :p… he’s dead by the person who plays behind the scene).
But from this movie, I had a lot of knowledge about ancient Catholic church’s culture. And of course, some sightseeing of Rome; St. Peter’s Hall and a lot of great church around the city. Huff, I can tell you that I really want to see it by myself. ^^. I’ll write it on my wish list of course. Hihihi…. See you on antoher movie!
16 May
Congratulation to Alexa Lala who won one 8GB Toshiba Flash Disk. Please send your email to me@defendy.com with the following information:
The prize will be delivered right in front your door without any cost. Totally free. Please be aware to anyone who wants to take an advantage to this event.
16 May
Semua bermula ketika Baby (baca “BeiBeh” or “BB”) datang dalam kehidupan saya. Hari itu hari Sabtu di siang yang mendung, saya bersama teman saya menjemput Baby di sebuah panti asuhan di ITC Roxy Mas, lebih tepatnya di panti asuhan S*** Cell. Saya melihat dia begitu bercahaya di antara yang lain. Dia begitu lincah memainkan bola dunia yang dipegangnya, luwes berkomunikasi dengan orang luar, dan dia sangat pandai karena dia tidak melewatkan informasi-informasi yang ada di sekitarnya. Pengelola disana memberitahukan bahwa namanya adalah Javelin. Dengan segala kriteria dan kepribadian yang ada dalamnya serta sangat sesuai dengan apa yang saya impikan selama ini, maka saya memutuskan untuk mengambil hak asuhnya dengan memberikan sejumlah uang jaminan kepada pengelola panti asuhan tersebut.
Hari itu kami lalui bersama dengan semua kondisi yang kurang baik. Ketika saya keluar dari panti asuhan tersebut cuaca masih mendung dan karena saya berpikir bahwa saya masih ada urusan yang harus saya selesaikan di rumah, maka saya memberanikan diri untuk pulang. Semua berjalan mulus sampai keluar dari kompleks parkir, tapi hanya berselang 5 menit kemudian, langit mulai meneteskan peluhnya dan dalam waktu singkat mulai membasahi bumi. Sadar bahwa saya membawa tanggung jawab besar di tangan saya untuk menjaga Baby, maka saya dan teman saya memilih untuk berteduh di D***** Donut di daerah Cideng. Melihat adanya fasilitas disana yang memungkinkan saya untuk berkomunikasi dengan dunia luar, saya berpikir untuk meminta bantuan Baby membangun komunikasi tersebut dengan kemampuannya yang luar biasa. Komunikasi yang dibangunnya sangat mudah terhubung, cepat dalam mengakses informasi, memungkinkan saya untuk bercanda ria dengan teman-teman saya yang lain. Saya dan Baby seakan-akan menjelma menjadi sebuah TIM. Tim yang saling mendukung dalam suka maupun duka dan tim yang dapat menutupi kekurangan masing-masing. Setelah hampir sejam, akhirnya hujanpun reda dan kami segera melanjutkan perjalanan kami untuk pulang.
Hari itu kami tutup dengan membiarkan Baby tidur dalam hangatnya selimut yang diberikan oleh pengelola panti asuhan karena itu merupakan selimut kesayangan Baby. Kami harapkan, besok Baby sudah bugar sehingga kami dapat memulai hidup kami yang baru bersama-sama.
Keesokan paginya….
Sinar mentari memasuki kamar tidur saya seolah menggoda saya untuk bangun. “Yup, hari yang baru dimulai!”, begitu kata-kata saya dalam hati karena adanya teman baru saya, Baby. Saya membangunkannya dan segera mempersiapkan diri untuk menjalani aktivitas saya yang lama, tapi kali ini dengan semangat baru, semangat kerjasama yang apik. Saya mulai merasakan indahnya hubungan ini, bukan ketergantungan melainkan kerjasama. Dia membantu saya mengatur jadwal meeting saya, mengirimkan pesan kepada kolega-kolega saya, menghubungkan saya dengan dunia tanpa batas, dan itu semua Baby lakukan dengan sangat baik.
Hubungan ini terbina dengan harmonis dan tanpa pamrih, sampai saat itu datang. Saat yang benar-benar tidak terduga. Yang membuat hari saya hancur seketika itu juga. Meninggalkan asa yang terus berbisik.
Hari itu adalah hari Jumat, tepat 14 hari Baby bersama saya. Siang itu saya tidak merasakan firasat buruk apapun. Saya memulai hari dengan menghadiri pertemuan di daerah Pasar Minggu. Karena lokasinya yang jauh, maka saya memilih untuk menggunakan jasa angkutan umum Bus Transjakarta. Perjalanan kesana cukup melelahkan karena padatnya penumpang mengharuskan saya berdiri sepanjang waktu perjalanan. Pertemuan tersebut berakhir dengan baik karena adanya bantuan Baby disamping saya. Tapi, malapetaka ini terjadi saat perjalanan pulang ke kantor. Karena penumpang yang banyak dan kondisi bus yang sesak, saya seperti kehilangan konsentrasi terhadap keadaan sekeliling saya. Saya sungguh terkejut ketika saya keluar dari halte dan sempat berjalan sampai di jembatan penyeberangan, saya menyadari bahwa Baby sudah tidak bersama saya lagi. Saya lantas kembali untuk melaporkan kejadian tersebut kepada petugas di dalam halte. Sayangnya, setelah koordinasi yang intens selama kurang lebih 30 menit, saya diyakinkan bahwa Baby sudah tidak dapat diketemukan. Hati saya hancur, tiba-tiba teringat pada saat-saat Baby di samping saya, membantu dan menjaga semua urusan saya. Perhatiannya kini hanya tinggal kenangan. Ini semua karena kelalaian saya dalam menjaga Baby. Maafkan saya, Baby.
Sampai saat ini pun saya masih berusaha mencari Baby, Baby Javelin. Figur yang tidak tergantikan. Semoga dia bisa bersama saya kembali.
Dan cerita saya ini semoga dapat menjadi pelajaran berharga bagi saya dan teman-teman untuk selalu memperhatikan orang yang di dekat kita. Jangan pernah lalai karena penyesalan biasa datang terlambat. Semoga bermanfaat.
16 May
Thanx God, Really, I have win this race. Sorry if I took a long time not to write on my site because I have to manage my facebook account thorough the IsatBB Competition. Here I’ll share my write that makes me win the prize of BB Jave (a.k.a Curve 8900). And also, I ‘ll translate it into English.
21 Mar
Hai, saya dan temen2 saya sedang mengadakan event untuk mengukur sejauh mana antusiasme para blogger Indonesia dalam mengekspresikan diri di dunia maya dengan membuat suatu shoutout yang berkaitan dengan tema “Tech Day”. Contohnya: “iPhone 3G sudah datang!”, “Saya cinta Quadcore”, dll. Dapatkan sebuah flashdisk 8 GB untuk peserta yang mengirimkan shoutout terbaik.
Syarat dan Ketentuan
Informasi lebih lanjut dapat menghubungi me@defendy.com. Jadi segera kirimkan shoutout kalian.